Penilaian pada liga/kontes
seni ketangkasan adu domba meliputi lima kriteria, antara lain;
1.
Bentuk/adeg-adeg
Penilaian berdasarkan bentuk/ adeg-adeg adalah menilai
postur tubuh dari domba itu sendiri. Bentuk badan domba yang proposional antara
kepala, badan,dan kaki. Leher yang kokoh menopang kepala, serta kepala yang
kokoh menjadi penilaian tersendiri oleh para juri. Nilai keseluruhan dari
bentuk/adeg-adeg ini maksimal berjumlah 25 poin.
2.
Kesehatan
Penilaian berdasarkan kesehatan meliputi kebersihan
domba, kesehatan, dan kerapihan domba. Kebersihan domba meliputi seluruh badan
domba, akan terlihat kebersihan domba dari cara perawatan yang dilakukan oleh
pemilik domba itu sendiri. Kesehatan domba meliputi kesehatan yang nampak pada
luar tubuh domba maupun yang kesehatan dalam pada tubuh domba. Sedangkan
kerapihan dilihat dari kerapihan bulu domba, bila domba tidak dicukur maka akan
terkesan tidak terawat. Biasanya bulu domba yang dicukur adalah bulu dari
pangkal pundak sampai ke tubuh bagian belakang, sedangkan bulu yang berada
dibawah leher tidak dicukur dibiarkan panjang (nyinga). Nilai keseluruhan dari
kesehatan domba ini maksimal berjumlah 10 poin.
3.
Teknik pamidangan
Penilaian berdasarkan teknik pamidangan meliputi panjang
(jauh) atau pendeknya (dekat) langkah ancang-ancang domba ketika kontes seni
ketangkasan domba berlangsung. Keindahan melangkah, dan cepat atau lambatnya
gerakan maju mundur untuk melakukan ancang-ancang dalam menyerang. Teknik
pamidangan ini merupakan hasil pelatihan domba oleh pemiliknya. Nilai
keseluruhan dari tenik pamidangan domba ini maksimal 30 poin.
4.
Teknik pukulan
Penilaian berdasarkan teknik pukulan meliputi teknik
melakukan pukulan, keras atau lemahnya pukulan, dan mantap atau tidaknya
pukulan. Penilaian pada teknik pukulan dimulai pada pukulan ke delapan, apabila
domba tidak bisa melanjutkan pertandingan sebelum pukulan kedelapan maka domba
tersebut dianggap gugur. Nilai keseluruhan dari teknik pukulan ini maksimal
memperoleh 25 poin.
5.
Keberanian
Dan
terakhir adalah penilaian untuk keberanian domba, yang meliputi mental dan daya
tahan bertanding. Domba Garut memiliki karakter yang agresif dan postur relatif
besar dibandingkan dengan domba-domba lokal lainnya. Tetapi belum tentu domba
tersebut memiliki mental dan daya tahan yang baik. Mental dan daya tahan
tergantung pada pelatihan domba tersebut. Ada istilah untuk domba yang memiliki
mental dan daya tahan yang baik, domba tersebut biasanya disebut gajah muling
oleh penggemar seni ketangkasan domba. Nilai keseluruhan dari keberanian domba
adalah 10 poin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar